Nama : Ami Damayanti
NIM : 15310188
Kelas : C
Resensi
أليس فى بلاد العجائب
Alis di Negeri Ajaib (karya: Abdullah Al-Kabeer)
Alis di Negeri Ajaib merupakan cerita terjemahan oleh Abdullah Al Kabeer. Abdullah Al Kabeer memang gemar menulis dan menerjemahkan cerita-cerita anak ke dalam bahasa Arab. Kisah tentang Alis di Negeri Ajaib ini sangat terkenal dan sudah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa termasuk bahasa Arab.
Judul : أليس فى بلاد العجائب
Penulis : Abdullah AL Kabeer
Penerbit : دارالمعارف
Tebal buku : 47 halaman
Tentang penulis
Abdullah Al Kabeer merupakan penulis dan juga penyair dari Libya. Ia menulis cerita untuk anak-anak juga menerjemahkan cerita anak-anak kedalam bahasa Arab. Karya-karyanya yang paling terkenal adalah :
Perpustakaan hijau untuk anak-anak : Alice in Wonderland
Perpustakaan hijau.
Al Kabeer juga seorang kritikus yang mengkritik melalui puisi-puisinya. ia mengkritik terutama keikut campuran barat dalam militer Libya dan tekanan yang dilakukan masyarakat barat kepada DPR.
Sinopsis
Alis, gadis kecil yang cerdas dan baik. Suatu hari ia pergi ketaman bersama saudaranya, namun saudaranya itu tengah sibuk membaca buku sehingga lupa dan tidak menceritakan apapun kepada Alis. Karena merasa bosan Alis memutuskan untuk merangkai bunga, tiba-tiba ia melihat seekor kelinci putih yang memakai baju dan bisa berbicara.
Alis yang penasaran pun mengikuti kelinci tersebut dari belakang memasuki sebuah lubang kelinci. Di sana ia bertemu dengan binatang-binatang yang memakai pakaian bermacam-macam dan bisa berbicara. Sebuah negeri ajaib yang membuat Alis semakin penasaran. Baaimana kisah selengkapnya?.
Kelebihan
Cerita ini mengajarkan begitu banyak pelajaran berharga, mengajrkan kreativitas dan ide-ide kepda anak-anak. Meningkatkan daya imajiner anak sehingga anak bisa lebih kreatif dna aktif. Selain itu, sosok Alis yang jujur, pemberani dan polos patut ditiru.
Kekurangan
Buku ini merupakan terjemahan sehingga membuat isinya mungkin ada yang terpotong atau tak tersampaikan dengan sempurna.
mi ami
Kamis, 13 Desember 2018
تجليات الصراع فى الأدب العربي المعاصر وأثره فى حرب العرب (من الصراع والصدام إلا ثقافة الحرب فى شعر سوريا نموذجا) Refleksi Konflik dalam Sastra Arab Kontemporer dan Pengaaruh Perag Dunia Bagi Bangsa Arab (Konflik dan Perang Budaya Puisi Suriyah)
Banyak sekali manifestasi konflik dan perang, seperti: konflik sastra dalam sastra Arab, konflik sastra kuno Hadis dalam puisi Arab. Konflik secara umum adalah fenomena sosial yang mencerminkan keadaan ketidaknyamanan psikologis atau stres yang disebabkan oleh ketidakcocokan dua atau lebih keinginan atau pertentangan dari satu atau lebih keinginan. Konflik dalam sastra adalah konflik antara teks sastra dan persepsi masalah budaya.
Jika syair berasal dari pengalaman manusia, maka itu adalah cara yang terbaik dan efektif untuk menggugah jiwa, emosi, dan perasaan dalam lingkungan penyair, karena melalui syair kehidupan sehari-hari, sosial, politik, bahkan konflik dan perang dimanifestasikam. Dalam hal ini banyak sekali penyair-penyair yang melakukan kritik melalui syairnya menggunakan bahasa sebagai sistem simbol yang disampaikan kepada masyarakat dan media massa. Tentu saja syair-syair mereka banyak mengangkat tentang nasionalisme ditengah konflik dan perang.
Jika syair tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari, maka hanya butuh sedikit waktu untuk menggugah jiwa yang membaca dan mendengar, karena syair memiliki kekuatan ekspresi artistik.
Puisi sebagai fenomena kesusastraan yang selalu berubah, yang secara bertahap semakin rumit seiring kerumitan kehidupan manusia dalam arti makna dan dimensi luas dan dalam. Ketika dimensi peradaban manusia melebar dan citranya berkembang, kontennya juga harus meluas dan memanjang, dan dengan demikian puisi itu berkembang lebih dari satu tujuan jika dikaji dan dianalisis serta difoto, dan kemudian muncul inovasi dalam konten dan bentuk. Meskipun ada beberapa model puisi lama dalam sastra kontemporer, citranya berbeda secara radikal dan telah menjadi komitmen terhadap sastra kontemporer berasal dari kerangka budaya modern, kerangka intelektual, kerangka sosial dan kerangka politik.
Banyak sekali keadaan yang menyadarkan para penyair dan menyebabkan munculnya puisi Arab kontemporer, diantaranaya;
1. Posisi konfrontasi yang menunjukkan kesadaran penyair bahwa dia memiliki kehidupan, karyanya merupakan bagian yang efektif dari struktur kehidupan ini, bukan sekedar aksesori yang ditambahkan dalm kehidupan.
2. Posisi keterasingan adalah posisi konotasi intelektual yang telah mendefinisikan dimensi dari posisi ini, sehingga penyair menyerap semua warna penderitaan, yang terserap dari realitas.
3. Posisi berkuda adalah posisi etis, dalam hal ini tidak menggunakan senjata melainkan menggunakan doktrin kesatria yang tidak bisa dilakukan secara individual melainkan harus berkelompok.
4. Posisi pemberontakan, dalam puisi Arab kontemporer terdapat tiga jenis; pemberontakan (menjauhkan manusia dan gagasan apapun, terutama pada perguruan tinggi yang terpisah dari setiap realitas historis. Hal ini diwakili dengan munculnya syair-syair Arab kontemporer seperti ketidak adilan dan keadilan sosial), pemberontakan metafisik, memberontak, dan pemberontakan revolusioner.
5. Posisi sufisme. Dalam posisi ini, penyair ingin mnggapai misisnya dengan logikanya sendiri, dan ingin menghidupkan kembali esensi manusia pada manusia, dan ingin mengembalikan esensi manusia pada manusia untuk membentuk kelompok masyarakat yang sehat dimana setiap individu dijamin martabatnya dalam kelompok masyarakat tersebut.
Dewasa ini muncul fenomena puisi Arab seperti halnya di Suriah yang banyak bermunculan puisi tentang perlawanan dan revolusi, seperti di wilayah pendudukan, ada penyair perlawanan terkenal bernama Omar AbuRisha, yang masih mengajar generasi-generasi dari tanah kelahirannya bahwa seni mengimbangi kehidupan dan menyerapnya, dan kapan dia mengatakan tentang cinta, cinta bukan hanya tanah air, dia manusia dan manusia, dan dia menulisnya dalam puisinya. . Inilah yang kemudian mempengaruhi kemunculan penyair atau sastrawan di Timur Tengah, yang pada realitasnya dikarenakan konflik dan peperangan yang sangat panjang dan rumit.
@adab_asy_sya'bi
Sumber: http://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/infopub/article/view/5588
Senin, 14 Mei 2018
انفجار قذيفة ثلاث كنائس في سورابايا
قد حدث انفجار ثلاث كنائس في سوربايا في يوم الأحد ١٣ مايو ٢٠١٨ في السهعة
٧.٣٠ صباحا. بالظبط ذلك انفجار في كنيسة Santa Maria Tak Bercela فس شارع Ngagel Madya، وكنيسة المسيحية اندونسيا(Kristen Indonesia) في شارع ديقونغورو، وكنيسة Pantekosta Pusat سوربايا في شارع أرجونا، الذين قتلوا ١٣ الناس، يعني ٦ من
المرتكب التفجير و ٧ من العامة الناس، و ٤٣ ضرر الضحية.
قال قائد الشوطة RI الجنرال تيتوا كرنافيان "الحمد للة، التعرّف قد
عرف" يوم الأحد (١٣/٥/٢٠١٨) مساء. " المرتكب
من العائلة واحدة" استمراره. وأخبار مستجدات أنّ مشبوه من عائلة "ديتا"،
يعني "ديتا" (أب)جرّم زوجته (قوجي)، و اربعة اظفاله يعني فضيلة ساري(١٢)،
و قاميلا ريسكيتا(٩)، ويوسف فضيل(١٨)،
وفرمان هليم (١٦).
وعرف تلك العائلة من عائلة الغنية، قالت رئيس بلدية سوربايا في مجموع سكني ونوريجو أسري(Wonorejo Asri)، رونكوت، سوربايا، تري رسمهراني (Tri Rismaharani) "ساذج، لافترضت حياة طيبة لديهم أساء إلى الآخرين" الأحد (١٣/٥/٢٠١٨).شرحت رسما، في الأغلاب ارهاب، المرتكب من الطبقة السطى أسفل ليس من الطبقة الوسطى العالي، لأنها صاعق. لتستبق ذلك، قالت رسما ستضيق أمان في مدينة سوربايا. ونطقت أنها ستتعامل ب بابنس (Babinsa)، والدائرة أم Kelurahan، حتى ، والمنطقة أم Kecamatan لغارة في كل جانب المدانة.
Sumber :
tribunnews.com, Detiknews.com, BCC news Indonesia, Today.line.me
Minggu, 22 April 2018
الندوة العالمية: الإتجاه الحديثة في الآدب العربي وتوقعه في ظل العولمة
جمعة، ١٣
من أبريل سنة ٢٠١٨م، كان الندوة العالمية الذي مكون على كلية الإنسانية في قسم اللغة
العربية وآدبها. ذلك الندوة العالمية في المسرح المنزلي على الموضوع الإتجاه
الحديثة في الآدب العربي وتوقعه في ظل العولمة بالمحدوث يعني الأستاذ الدكتر أحمد
إبراهيم درويش محمد من الجامعة القاهرة بمصر وهو الأستاذ في بلاغة والنقد الآدب
العربي، والأستاذ الدكتور عبد الرحيم الكردي من الجامعة القناة سويس-مصر وهو
الأستاذ النقد والآدب العربي الحديث، و الدكتور أحمد مزكي من جامعة مولانا ملك
إبراهيم الإسلامية الحكمية بمالنج إندونسيا. كثير من وسط الأكاديمية الذي الحاضر أو اتبع هذا الندوة العالمية، والطلاب من قسم اللغة
العربية وآدبها بخاصة.
فُتح الندوة في ساعة الثامنة، ثم ملاحضة من عميد كلية العلوم
الإنسانية، وقراءة الشعر بطالبة من قسم اللغة العربية وآدبها، وأهدى تذكارية إلى
المحاضر. وأوضح في تلك الندو العالمية عن التنافس الآدب عربي مع الآدب الاخر في
الساحة الدولية. واشرح يضا عن نشوء الآد العربي
حتي مستجدات الآدب العربي.
Sabtu, 10 Februari 2018
مسحة المداد
كنت قلق ماذا سأكتب، ليس عندي
الخيال الأن. ثم أبتلى أن أنقّب إلهام بالعطلة إلى الحديقة "سيلاميت"،
بل مازل ليس أحصل على الإلهام. ثم ماذا سأكتب؟ لا أعرف! أنا قلق.
ثم أنقّب لأكتب عن رأي من الصاحبتى، بل لا يمكن
أن أكتب عن ذلك، لأن هي صاحبتي. مرة أنقّب أن أكتب عن شعر المحبة، بل لا أسمطيع أن
أنظم الشعر الجميل. كيف يمكن أن يكون هذا؟ ثم ماذا سأكتب؟.
كذلك
الشخص الذي يجهل أن يكتب. فماذا نفعل لبدء الكتابة؟ هناك ثلاثة الخطوات:
- الأولى يعنى نتعرّد الكتابة عن الأشياء
- والثانى نتعّرد الكتابة
- والثالث نتعرّد الكتابة
فالإلهام سيأتى إلينا بلا
مفاجىء. فالحطوة التالية، نجعل الكتابة الهواية، فنمرّس الكتابة في كل الوقت التي
جائت الإلهام.
كمثل حينما أنا متململ بمحبتى،
فأكتب الشعر. وهو:
"دعي مع وحيدي
فرق في أحلأمي
لم تستيقضني
أبتغي أن أستصيغ وحيدي"
إذا نرى في ذلك الشعر، ممكن
هناك الخطأ الكثير. يمكن في التركيب أو في احتيار الكلمته أو الأخر.
الباب هو واجب علينا عن نبتدأ
الكتابة بلا الخاطرة بالخطأ في الكتابة.
Langganan:
Postingan (Atom)
